Tampilkan postingan dengan label Ramadhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ramadhan. Tampilkan semua postingan
Makna Penting di Balik Kegagalan
Pernahkah
sahabat menghadapi yang namanya kegagalan? Hampir semua orang pernah
mengalami apa itu gagal. Namun, kebanyakan orang terkadang “menyerah”
terhadap kegagalan. Apakah makna kegagalan itu? Bagi orang sukses, ada
beberapa hal tentang kegagalan yang harus diketahui. Termasuk keyakinan
bahwa sebenarnya kegagalan-kegagalan yang dialami merupakan bagian dari
cost of success, yaitu biaya untuk mencapai sukses. Berikut adalah 9 makna penting di balik kegagalan yang perlu diketahui.
Sabar dan Shalat Obat Hadapi Masalah
Biarlah masalah mewarnai hidup kita, Sebesar apa pun, semua itu pasti akan sirna seiring kita memohon solusi kepada Allah dengan sabar dan shalat
SATU ciri utama dunia yang tidak akan pernah hilang ialah masalah.
Label:
Inspirasi,
Motivasi,
PayTren,
Ramadhan,
Sabar dan Shalat
Kisah 3 Orang Tukang Bangunan
Di sebuah desa kecil ada seorang anak
yang sedang berjalan melintasi lokasi yang akan dibangun sebuah sekolah. Anak
itu melihat ada 3 orang yang sedang bekerja disana.
"Pak, sedang mengerjakan apa?" tanya anak itu kepada tukang pertama.
"Kamu bisa lihat sendiri, saya ini seorang tukang, saya sedang mengerjakan pekerjaan saya sebagai tukang bangunan" jawabnya.
THE SECRET OF............... MARKETING LANGIT..........
1. Ada yang mengetuk pintu langit dengan cara
tiap pagi membagi 40 nasi untuk duafa, rutin dia lakukan..
2. Ada orang yang ngundang rejeki dengan cara
mencium punggung tangan ibunya, lalu minta didoakan....
3. Ada yang mengundang rejeki, tiap pekan dia
datangi anak-anak Yatim, diusap2 kepalanya, dibelikan sesuatu untuk keperluan
mereka, sebagaimana diajarkan nabi kita.
Kau Adalah Saudaraku
Seorang muslim betapapun ia memiliki masalah dengan saudaranya sesama muslim, tetap saja mereka adalah bersaudara walau dalam masalah pembunuhan sekalipun. Allah berfirman,
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaash berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh; orang merdeka dengan orang merdeka, hamba dengan hamba, dan wanita dengan wanita. Maka barangsiapa yang mendapat suatu pemaafan dari SAUDARANYA, hendaklah (yang memaafkan) mengikuti dengan cara yang baik, dan hendaklah (yang diberi maaf) membayar (diyat) kepada yang memberi maaf dengan cara yang baik (pula). Yang demikian itu adalah suatu keringanan dari Tuhan kamu dan suatu rahmat. Barangsiapa yang melampaui batas sesudah itu, maka baginya siksa yang sangat pedih” (QS. Al-Baqarah: 178).
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaash berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh; orang merdeka dengan orang merdeka, hamba dengan hamba, dan wanita dengan wanita. Maka barangsiapa yang mendapat suatu pemaafan dari SAUDARANYA, hendaklah (yang memaafkan) mengikuti dengan cara yang baik, dan hendaklah (yang diberi maaf) membayar (diyat) kepada yang memberi maaf dengan cara yang baik (pula). Yang demikian itu adalah suatu keringanan dari Tuhan kamu dan suatu rahmat. Barangsiapa yang melampaui batas sesudah itu, maka baginya siksa yang sangat pedih” (QS. Al-Baqarah: 178).
Merubah Diri
Banyak Yang Ingin Berubah Tapi Sedikit Yang Belajar Cara Berubah
Cara Berubah Itu Mulai Dari Diri SendiriYa, ini kenyataanya, banyak yang ingin berubah, tetapi dia tidak pernah belajar cara berubah. Banyak orang yang ingin berubah dengan menuntut orang lain, pemerintah, kondisi, bahkan dunia, jika perlu, agar berubah mengikuti keinginan dia sendiri.
Cara Berubah Itu Mulai Dari Diri SendiriYa, ini kenyataanya, banyak yang ingin berubah, tetapi dia tidak pernah belajar cara berubah. Banyak orang yang ingin berubah dengan menuntut orang lain, pemerintah, kondisi, bahkan dunia, jika perlu, agar berubah mengikuti keinginan dia sendiri.
Label:
Bisnis Cerdas Era Digital,
Inspirasi,
Motivasi,
PayTren,
Ramadhan,
Refleksi,
Rumah Zakat
Jangan Berputus Asa Allah Akan Menolong Kita
Maka Nikmat Tuhanmu Manakah Yang Kau Dustakan
Apabila
direnungkan secara mendalam, ternyata memang banyak nikmat Allah yang
telah diterima dan digunakan dalam hidup ini. Bersyukur adalah
menampakkan nikmat dengan menggunakannya pada tempat dan sesuai dengan
kehendak pemberinya.
Sedangkan kufur adalah menyembunyikan dan melupakan nikmat. Allah berfirman, ”Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS 16: 18).
Sedangkan kufur adalah menyembunyikan dan melupakan nikmat. Allah berfirman, ”Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS 16: 18).
Indahnya Bersabar
Syukur dan sabar adalah dua hal penting
yang harus selalu kita amalkan dalam menjalani kehidupan. Saat memperoleh hal
yang menyenangkan, bersyukurlah atas pemberian Allah itu. Namun di saat kita
memperoleh hal yang tidak diinginkan, bersabarlah. Karena segala sesuatu yang
Allah berikan, seburuk apapun itu menurut kita, pasti ada kebaikan yang
tersimpan di dalamnya.
Kawan, Jangan Pernah Merasa Kita Sendirian
Ritual menuju kedewasaan ini dimulai dengan seorang ayah yang membawa anaknya ke sebuah hutan, lalu mata anak tersebut harus ditutup dan sang anak ditinggalkan sendirian di tengah hutan.
Sang anak harus menunggu dan duduk di tunggul sepanjang malam dan tidak boleh melepaskan penutup matanya sampai ia bisa merasakan sinar matahari. Dia seorang diri dan tidak boleh berteriak minta tolong kepada siapa pun.
Bersabar Menghadapi Cobaan
Pada umumnya
kita semua bisa lebih sabar, disaat kita di uji Allah dengan hal yang menyenangkan,
tapi saat kita di uji Allah dengan ujian yang tidak menyenangkan, seperti ujian
kesulitan, ujian kehilangan dan atau musibah maka kebanyakan dari kita, akan
merasa begitu sulit menerimanya dan sulit untuk bisa sabar.
YA ALLAH: PERTEMUKANLAH KAMI KEMBALI DENGAN RAMADHAN-MU YANG MULIA
Ya Allah, hari ini, 70 hari menjelang Ramadhan 1438 H, ijinkanlah kami menengadahkan tangan untuk meminta agar Engkau mempertemukan kami kembali dengan Ramadhan-Mu yang mulia.
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1437 H
ASMARA RAMADHAN: KEMANA KAU BERLABUH?
Saat masih mungil dan lucu-lucunya, dulu, saya mengikuti kebiasaan di lingkungan saya: jalan-jalan Bakda Subuh di pagi Ramadhan. Bila siangnya mesti berangkat sekolah, jarak tempuh sekitar 1-2 kilometer. Bila libur sekolah, jaraknya bisa membengkak menjadi 5-10 kilometer. Beranjak remaja, lingkungan mengajari saya bahwa kualitas kegiatan itu tidak ditentukan oleh panjang jalan yang saya lalui, namun berapa cewek-cewek cantik yang bisa saya temui. Kelak, ketika umur saya bertambah, saya baru tahu bahwa jalan-jalan Bakda Subuh itu memiliki nama lain: Asmara Subuh.
Perlukah Memberi Hadiah bila Anak Berpuasa Sebulan Penuh?
Banyak orang tua yang menjanjikan atau
mengiming-imingi anak mereka bila mampu berpuasa sebulan penuh. Padahal,
hadiah yang dijanjikan sedari awal tidak efektif mengubah perilaku anak
secara jangka panjang.
MEGENGAN, DUGDEG, DAN PETASAN
Catatan Ramadhan 2016 Hari Ke-2
Saya tidak tahu, mengapa di Semarang disebut Dugder sedangkan di kampung saya, di wilayah Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan, disebut dugdeg. Menurut Wikipedia, dugderan merupakan festival untuk menandai dimulainya ibadah puasa di bulan Ramadhan yang diadakan di Kota Semarang. Kalau di kampung saya, mungkin dulunya juga festival. Namun sejak saya kecil, saya tidak melihat semacam festival dalam persiapan sebelum puasa Ramadhan.
Saya tidak tahu, mengapa di Semarang disebut Dugder sedangkan di kampung saya, di wilayah Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan, disebut dugdeg. Menurut Wikipedia, dugderan merupakan festival untuk menandai dimulainya ibadah puasa di bulan Ramadhan yang diadakan di Kota Semarang. Kalau di kampung saya, mungkin dulunya juga festival. Namun sejak saya kecil, saya tidak melihat semacam festival dalam persiapan sebelum puasa Ramadhan.
RAMADHAN YANG BENAR-BENAR BERBEDA
Bagi saya, Ramadhan 1437 Hijriyah tahun ini benar-benar Ramadhan yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Setidaknya, ada dua hal yang menandainya. Pertama, untuk pertama kalinya, setelah bertahun-tahun, Buku Kegiatan Bulan Ramadhan saya susun sendiri, bagi peserta didik di unit kerja yang baru. Tepat dua bulan sudah saya bertugas di tempat kerja yang baru. Dan yang kedua, lebih tepatnya yang utama, Ramadhan tahun ini akan saya jalani di masjid perumahan yang tepat berada di depan rumah saya. Sabtu, 28 Mei 2016 silam, setelah tasyakuran mustaka, azan berkumandang untuk kali pertama disusul Salat Magrib berjamaah. Juga untuk pertama kalinya. Alhamdulillah.
Label:
Griya Permai Paninggaran,
Ramadhan,
Refleksi
SURAT EDARAN MENPANRB NOMOR 03 TAHUN 2016 TENTANG PENETAPAN JAM KERJA PADA BULAN RAMADHAN
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 03 tahun 2016 tanggal 17 Mei 2016 tentang Penetapan Jam Kerja ASN, TNI, dan Polri pada Bulan Ramadhan.
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SYAWAL 1436 H
Langganan:
Postingan (Atom)


























