Karena kebetulan saya sedang berkegiatan di teras rumah, saya menyapanya sebentar.
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan
“ALLAH MAHA KAYA.....”
Kamis sore, 4 Juli 2019, sekitar pukul 16.00 WIB, sebuah sepeda motor memasuki area Masjid Baitul Abror. Dari propertinya, saya hafal pengendaranya: Pak Ro’i, pedagang Pentol Kuah, anggota Paguyuban Pedagang Keliling (PPK) Paninggaran. Sesekali juga mangkal di SDN 01 Tenogo.
Karena kebetulan saya sedang berkegiatan di teras rumah, saya menyapanya sebentar.
Karena kebetulan saya sedang berkegiatan di teras rumah, saya menyapanya sebentar.
Label:
Ihtiar Tanpa Koma,
Inspirasi,
Jangan Tunda Berbuat Baik,
Motivasi,
Optimis Lebih Manis,
Pantang Menyerah,
Ruang Praktik,
Tebar Semangat Kebaikan,
Tepat Waktu Setiap Waktu
“WANI PERIH”
Tulisan “Wani Perih” (Bahasa Jawa, artinya Berani Pedih) di bagian depan kaos itu menggoda mata saya. Sangat menggoda. Dan saya sungguh-sungguh tergoda. Juga tulisan di bagian belakangnya: “Pejuang Receh Tak Mengenal Tanggal Merah”
.
Sore kemarin; Senin, 24 Juni 2019 sekitar pukul 16.10 WIB, setelah melakukan kunjungan atau homevisit ke kediaman salah satu wali murid, saya mampir ke sebuah warung mie ayam dan bakso, tak jauh dari SDN 01 Tenogo Paninggaran Pekalongan untuk makan siang setengah sore.
.
Sore kemarin; Senin, 24 Juni 2019 sekitar pukul 16.10 WIB, setelah melakukan kunjungan atau homevisit ke kediaman salah satu wali murid, saya mampir ke sebuah warung mie ayam dan bakso, tak jauh dari SDN 01 Tenogo Paninggaran Pekalongan untuk makan siang setengah sore.
Label:
Berdoa Tanpa Titik,
Ihtiar Tanpa Koma,
Inspirasi,
Kisah,
Motivasi,
Safari
CELOTEH ANAK KECIL YANG MENAKJUBKAN
Foto botol bekas air mineral itu saya ambil pagi tadi; Sabtu, 22 Juni 2019, untuk keperluan gambar tambahan bagi pesera didik dan orang tua SDN 01 Tenogo Paninggaran Pekalongan . Selama libur akhir semester genap, bertema "Berlibur Sambil Berkarya" saya mengajak anak-anak dan orang tuanya untuk bersama-sama membuat ecobricks. Selain sebagai upaya awal memanfaatkan limbah plastik, daripada dibakar atau dibuang, kelak pada saat masuk sekolah di tahun pelajaran 2019/2020 pada 15 Juli 2019, juga akan diberdayakan sebagai barang yang lebih berguna.
Label:
Al-Qur'an,
Ecobricks,
Inspirasi,
Motivasi,
Pembiasaan Beribadah,
Pendidikan Karakter,
Ruang Praktik,
Safari
TAK PUNYA SEPATU BARU
Aku pernah teramat sedih tak punya sepatu baru sampai akhirnya aku bertemu dengan orang yang tak punya kaki
MERAWAT SEMANGAT
"Pak Guru, angsal setoran hafalan?" (Pak Guru, boleh setoran hafalan?)
.
Kaget juga saya mendengarnya, pagi tadi; Senin, 17 Juni 2019. Kaget campur bahagia, tentu. Alhamdulillah, meski Ramadhan telah berlalu, semangat sebagian peserta didik SDN 01 Tenogo Paninggaran Pekalongan untuk menyelesaikan target setoran hafalan tak juga surut.👍
.
Kaget juga saya mendengarnya, pagi tadi; Senin, 17 Juni 2019. Kaget campur bahagia, tentu. Alhamdulillah, meski Ramadhan telah berlalu, semangat sebagian peserta didik SDN 01 Tenogo Paninggaran Pekalongan untuk menyelesaikan target setoran hafalan tak juga surut.👍
Label:
Inspirasi,
KBM,
PAI dan BP,
Pembiasaan Beribadah,
Pendidikan Agama Islam,
Pendidikan Karakter,
Ruang Praktik,
Setoran Hafalan
PASIR
Seorang anak kehilangan sepatunya di laut, lalu dia menulis di pinggir pantai
LAUT INI MALING
.
Tak lama datanglah nelayan yg membawa hasil tangkapan ikan begitu banyak, lalu dia menulis di pantai
LAUT INI BAIK HATI
LAUT INI MALING
.
Tak lama datanglah nelayan yg membawa hasil tangkapan ikan begitu banyak, lalu dia menulis di pantai
LAUT INI BAIK HATI
Label:
Bersyukur,
Bersyukur Tambah Makmur,
Inspirasi,
Motivasi,
Refleksi
“OBATNYA SEGEDE BAN TRUK GANDENG.....”
Beragam adegan dramatis tersaji langsung di depan saya. Ada yang gagah berani menelannya langsung, menggunakan makanan sebagai alat bantu, dipotong-potong kecil, dan tak sedikit yang kesulitan meminumnya.
Label:
Inspirasi,
Ruang Praktik,
SDN 01 Tenogo
“ANAK SAYA PULANG SEKOLAH SAMBIL MENANGIS.....”
Saya percaya bahwa lingkungan sekolah dan lingkungan keluarga sama-sama memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan kepribadian dan pembentukan karakter peserta didik atau siswa. Dengan beragam latar belakang sosial, pendidikan, dan pekerjaan orang tuanya, siswa akan berbaur, beradaptasi, dan bersosialisasi dengan teman-temannya, dan tentu saja dengan gurunya, di sekolah yang menjadi rumah keduanya.
MENGATUR FILTER KONTEN DEWASA DI APLIKASI YOUTUBE DAN BROWSER PADA HP
HP dan Anak-anak Kita (3)
Hampir di semua HP siswa di sekolah saya yang saya periksa ada aplikasi Youtube-nya. Dan di seluruh aplikasi tersebut, settingan atau pengaturannya masih berkategori longgar alias bisa mengakses semua jenis tayangan.
Sedangkan sebagaimana kita ketahui, tidak setiap tayangan sesuai untuk anak-anak.
Hampir di semua HP siswa di sekolah saya yang saya periksa ada aplikasi Youtube-nya. Dan di seluruh aplikasi tersebut, settingan atau pengaturannya masih berkategori longgar alias bisa mengakses semua jenis tayangan.
Sedangkan sebagaimana kita ketahui, tidak setiap tayangan sesuai untuk anak-anak.
Label:
Bijak Bermedia Sosial,
Gadget,
Inspirasi,
Parenting,
Refleksi,
Ruang Praktik
HP DAN ANAK-ANAK KITA (2)
Awalnya, di kisaran tahun 2017, kerumunan siswa dan beberapa alumni di depan ruang kelas V selepas jam sekolah dengan hampir semuanya memegang HP saya kira sejenis kumpul-kumpul biasa. Tetapi, lama kelamaan akhirnya saya tahu bahwa magnet itu bernama wifi, yang membuat para remaja itu betah berjam-jam. Ternyata mereka anggota komunitas IPGSI alias Ikatan Pecinta Gratisan Seluruh Indonesia. He...he.....
Di ruang kelas V, yang bersebelahan dengan musholla mungil di ujung gedung, memang terpasang perangkat wifi untuk melayani ruang kelas yang agak jauh dari kantor.
Label:
Bijak Bermedia Sosial,
Gadget,
Inspirasi,
Mari Bijak dan Cerdas,
Parenting,
Refleksi,
Ruang Praktik
Sepatu Pak Presiden
Seorang anak lelaki datang ke toko sepatu diantar oleh bibinya. Saat itu sekitar tahun 1920-an, sepatu yang hendak dibeli tidak langsung tersedia, melainkan masih harus dibuat dulu oleh perajinnya.
Pemilik toko kemudian mengukur panjang telapak kaki si anak lelaki, lalu ia menanyakan model yang diinginkan,
"Nak, kau ingin ujung sepatu yang bulat atau yang kotak?"
Anak itu tidak menjawab. Ia bingung menentukan di antara dua pilihan itu.
Pemilik toko kemudian mengukur panjang telapak kaki si anak lelaki, lalu ia menanyakan model yang diinginkan,
"Nak, kau ingin ujung sepatu yang bulat atau yang kotak?"
Anak itu tidak menjawab. Ia bingung menentukan di antara dua pilihan itu.
“APA KABARMU, RAPORT?”
Hari ini, sebagian peserta didik SD/MI mungkin ada yang sudah menerima raport dari sekolahnya masing-masing. Bagaimana dengan putra-putri Bapak/Ibu, sudahkah menerima? Bila sudah, bagaimanakah respon kali pertama Bapak/Ibu kala melihat/membacanya?
Tak dipungkiri, raport masih menjadi makhluk yang dirindu sekaligus kadang tak diinginkan kehadirannya. Dirindu karena ia menjadi penanda datangnya musim liburan sekaligus menjadi momok yang sangat menakutkan bagi sebagian siswa. Mungkin juga bagi orang tuanya.
Tak dipungkiri, raport masih menjadi makhluk yang dirindu sekaligus kadang tak diinginkan kehadirannya. Dirindu karena ia menjadi penanda datangnya musim liburan sekaligus menjadi momok yang sangat menakutkan bagi sebagian siswa. Mungkin juga bagi orang tuanya.
Label:
Inspirasi,
Keluarga,
Motivasi,
Ruang Praktik
Mengapa Saya
Arthur Ashe adalah petenis kulit hitam dari Amerika yang memenangkan tiga gelar juara Grand Slam; Amerika Open (1968), Australia Open (1970), dan Wimbledon (1975).
Pada tahun 1979, ia terkena serangan jantung yg mengharuskannya menjalani operasi by pass. Setelah dua kali operasi, bukannya sembuh ia malah harus menghadapi kenyataan pahit: terinfeksi HIV melalui transfusi darah yang ia terima.
Pada tahun 1979, ia terkena serangan jantung yg mengharuskannya menjalani operasi by pass. Setelah dua kali operasi, bukannya sembuh ia malah harus menghadapi kenyataan pahit: terinfeksi HIV melalui transfusi darah yang ia terima.
Kita tidak Miskin
Oleh Ustaz Muhamad Arifin Ilham
Pakaiannya lusuh. Tidak ada senyum. Mendung kefakiran menggelayut kuat di wajahnya. Kaki menyaruk gontai. Dengan sedih, ia pun bertanya di majelis seorang ahli hikmah."Mengapa aku seperti ini; menjadi orang yang sangat miskin dan selalu mengalami kesulitan hidup?"
Pakaiannya lusuh. Tidak ada senyum. Mendung kefakiran menggelayut kuat di wajahnya. Kaki menyaruk gontai. Dengan sedih, ia pun bertanya di majelis seorang ahli hikmah."Mengapa aku seperti ini; menjadi orang yang sangat miskin dan selalu mengalami kesulitan hidup?"
Label:
Inspirasi,
Mental Kaya,
Muhammad Arifin Ilham,
Refleksi
SUKSES BUKAN KADO
Sukses bukan kado yang datang tiba-tiba, instan, atau "ma' cudhul" alias "mbrojol" seketika. Kehadirannya butuh proses, perlu waktu, jalan berliku, dan yang pasti: stok kesabaran yang melimpah.
.
Mie instan saja tak bisa langsung dinikmati, 'kan?
.
Mie instan saja tak bisa langsung dinikmati, 'kan?
Label:
Inspirasi,
PayTren,
Peluang Bisnis,
Peluang Usaha,
Sabar dan Shalat,
Sukses,
Sukses Butuh Proses
Saya Ingin Mati
Seorang pria mendatangi Sang Guru, “Guru, saya sudah bosan hidup. Sudah jenuh betul. Rumah tangga saya berantakan. Usaha saya kacau. Apa pun yang saya lakukan selalu berantakan. Saya ingin mati saja.
“Sang Guru tersenyum, “Oh, kamu sakit.” “Tidak Guru, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati.”
“Sang Guru tersenyum, “Oh, kamu sakit.” “Tidak Guru, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati.”
“JANGAN MENCARI KESEMPURNAAN, tapi sempurnakanlah apa yg telah ada.”
Suatu hari, seorang murid bertanya kepada gurunya.
Murid : “Bagaimana caranya agar kita mendapatkan sesuatu yang paling sempurna dalam hidup..?”
Sang Guru : “Berjalanlah lurus di taman bunga, lalu petiklah bunga yang paling indah menurutmu dan jangan pernah kembali kebelakang..!”
Murid : “Bagaimana caranya agar kita mendapatkan sesuatu yang paling sempurna dalam hidup..?”
Sang Guru : “Berjalanlah lurus di taman bunga, lalu petiklah bunga yang paling indah menurutmu dan jangan pernah kembali kebelakang..!”
SAYA SHOLATNYA DUA, PAK GURU.....
“Saya sholatnya dua, Pak Guru!” seru siswi berjilbab kelas dua pagi tadi, seraya meraih tangan saya dan menciumnya. Di belakangnya, berdesakan teman-teman sekelasnya melakukan hal yang sama. Saya sendiri masih di atas sepeda motor karena baru saja memarkirkannya di area parkir SD. Kebetulan ruang kelas dua memang tepat bersebelahan dengan area parkir.
Hutang Harian
NgajiBarengYusufMansur
HUTANG HARIAN
Setiap persendian tubuh atau ruas tulang, harus ada sedekahnya. Dan Allah cukupkan dengan shalat sunnah dhuha 2 rokaat.
Begitu saya tulis sebuah hadits di www.kuliahonline.com. Mengingatkan diri bahwa jika tidak karena Rahmat Allah, Kasih Sayang Allah, maka “keharusan” bayar itu ga akan ada yang sanggup. Secara ruas itu aja ada 360. Belom lagi aliran darah, jaringan syaraf, tulangnya itu sendiri, daging yang membungkus tulang, panca indera, seluruhnya … mata, telinga, hidung, mulut, dan lain-lain … termasuk juga sistem pencernaan, sistem pernafasan, sistem peredaran darah … ga keitung. Sekedar satu kedipan mata, atau satu kali buang angin, apalagi buang air kecil dan besar, harusnya dah ga keitung.
HUTANG HARIAN
Setiap persendian tubuh atau ruas tulang, harus ada sedekahnya. Dan Allah cukupkan dengan shalat sunnah dhuha 2 rokaat.
Begitu saya tulis sebuah hadits di www.kuliahonline.com. Mengingatkan diri bahwa jika tidak karena Rahmat Allah, Kasih Sayang Allah, maka “keharusan” bayar itu ga akan ada yang sanggup. Secara ruas itu aja ada 360. Belom lagi aliran darah, jaringan syaraf, tulangnya itu sendiri, daging yang membungkus tulang, panca indera, seluruhnya … mata, telinga, hidung, mulut, dan lain-lain … termasuk juga sistem pencernaan, sistem pernafasan, sistem peredaran darah … ga keitung. Sekedar satu kedipan mata, atau satu kali buang angin, apalagi buang air kecil dan besar, harusnya dah ga keitung.
Label:
Inspirasi,
Motivasi,
Ngaji Bareng,
Refleksi,
Ustad Yusuf Mansur
AURATNYA SUDAH DIBUKA BELUM?
“Auratnya sudah dibuka belum?”
Apa yang terlintas pertama kali di benak Anda bila menerima sms atau pesan di Whatsapp seperti itu?
Geram, marah, dan tersinggung tingkat tinggi? Lalu bergegas membalas dengan kalimat yang memproklamirkan perang dunia ketiga?
Label:
Humor,
Inspirasi,
Internet,
Mari Bijak dan Cerdas,
Media Sosial,
Motivasi,
Refleksi,
Ruang Praktik
Langganan:
Postingan (Atom)




























